Pengajaran Bahasa Inggris Melalui Pendekatan Eklektik Bagi Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir di STAI SADRA Jakarta
Abstract
Dalam proses belajar mengajar baik di tingkat dasar dan menengah hingga di perguruan tinggi dan universitas siswa ditempa belajar banyak hal untuk tumbuh secara fisik, mental dan moral. Guru menggunakan berbagai metode, pendekatan, strategi dan teknik untuk mengajar siswa mereka di setiap tingkatan. Ketika berbicara tentang bahasa kedua atau bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, ada metode, pendekatan, dan teknik tertentu yang diikuti oleh guru dan dosen di kelas bahasa Inggris. Ada berbagai metode dan pendekatan pengajaran yang dirancang dengan evaluasi dan pengamatan yang konstan. Yang menonjol di antaranya adalah Grammar Translation Method, Direct Method, Audio-Lingual Method and Communicative Language Teaching Approach (CLT) dan juga ada berbagai teknik dan strategi yang diterapkan oleh guru untuk membuat pembelajaran bahasa Inggris fleksibel dan menarik. Meskipun guru dan dosen menggunakan metode, pendekatan, dan teknik ini di kelas EL, masih ada kesenjangan antara guru dan siswa. Pendekatan Eklektik merupakan metode yang mengintegrasikan berbagai pendekatan dan metodologi dalam pengajaran bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih spesifik terkait penggunaan pendekatan Eklektik dalam pengajaran bahasa Inggris untuk mahasiswa program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) STAI SADRA Jakarta dan untuk mengetahui bagaimana hal itu berguna dalam meningkatkan keterampilan komunikasi mereka. Pendekatan eklektik adalah metodologi yang memanfaatkan pendekatan pembelajaran bahasa yang bervariasi dan tidak terbatas pada satu pendekatan saja. Ini adalah pendekatan berbasis keterampilan karena guru atau dosen dapat mendasarkan metode atau pendekatannya atas dasar usia pelajar, pengetahuan serta maksud dan tujuan pelajaran. Penelitian ini dilakukan dalam dua kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Setiap kelompok terdiri dari enam puluh mahasiswa tahun pertama Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) dengan latar belakang sosial ekonomi yang berbeda, mayoritas dari luar pulau jawa serta bukan dari jurusan Bahasa Inggris. Jadi studi kasus ini berguna bagi guru atau dosen bahasa Inggris untuk menerapkan pendekatan eklektik ini dalam pengajaran bahasa Inggris.
References
Ahmad Fuad Effendi (2005), “Metodologi Pengajaran Bahasa Arab”, Misykat, Malang.
al-Khûlî, Muhammad ‘Alî (1981), “Asâlîb Tadrîs al-Lughah al-‘Arabiyyah”, al-Mamlakah al-Arabiyyah al-Su’ûdiyyah: Maktabah al-Farzadaq, t.t.
Anam, M. K. (2017). Penerapan Psak 101 Pada Laporan Dana Zakat Dan Dana Kebajikan. Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat, 28(2).
Araby, Shalah Abdul Majid (1981), “Ta’allum al-Lughat al-Hayyah wa Ta’limuha”, Maktabat Al-Lubnan,Beirut.
Aziz Fachrurrozi dan Erta Mahyuddin (2010), ”Pembelajaran Bahasa Asing Metode Tradisional dan Kontemporer”, (Jakarta Timur: Bania Publising.
Brown, H. Douglas. (1994). “Teaching by Principles: An Interactive Approach to Language
Pedagogy”. New Jersey: Prentice Hall, Regents.
------------------------(2002). “English Language Teaching in the “post-method” era : toward better diagnosis, treatment, and assessment. In J. C. Richards and W. A. Renandya (Eds.),
Methodologies in language teaching: An anthology of current practice”. (pp. 9-18). New York: Cambridge University Press. https:/doi.org/10.1017/CBO9780511667190.003.
Brumfit, Christopher. (1984), “Communicative Methodology in Language Teaching”. Cambridge: Cambridge University Press.
Canale, M. & Swain, M. (1980). “Theoretical bases of communicative approaches to second
language teaching and testing Applied Linguistics”, I, 1-47. Open Journal of Modern Linguistics, Vol.4 No.2, May 26, (2014). http://dx.doi.org/10.1093/applin/I.1.1
Cook, V. (2008). “Second Language Learning and Teaching (4th edition)”. London, UK: Hodder Education
Gilliland, B. E. , James R. K., & Bowman, J..T. (1994). “Response to the Lazarous and Beutler’s Article “On Technical Eclecticism”. Journal of Counseling and Development, 72, 544-555.
Hornby, A. S. (1995). “Oxford Learner’s Dictionary, fifth edition”. Oxford: Oxford Group
Limited. pp. 1425.
Howard, R. M. (2001). “Collaborative Pedagogy.In G. Tate, A. Rupiper& K. Schick (Eds.), A guide to composition pedagogy”. New York: Oxford University Press.
Istikomah, et. al (2018), “English For Islamic Studies”. STFI SADRA Jakarta
Kumar, C. P. (2013). “The Eclectic Method: Theory and Its Application to the Learning of
English”. International Journal of Scientific and Research Publications, 3(6):ISSN 2250-3553.
Larsen-Freeman, D. (2000). “Techniques and Principles in Language Teaching (2nded.)”. Oxford: Oxford University Press
Richard,and Roger T (2001), “Approaches and Methods in language Teaching” :USA: Cambridge University Press
Stern ; H. H (2009), “Fundamentals Concepts of Language Teaching”, OxfordUniversity Press,Oxford.
Weideman (2001), “The old and New: Reconsidering Eclecticism in Language Teaching”: Linguam,17 (1)1-13. Doi.org/10.5785/17-1-131

