Pengenalan Ayat Ayat Etimologi Dan Terminologi Tentang Keadilan Dalam Ekonomi Islam
Abstract
Masalah ekonomi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.Ia berkaitan dengan berbagai macam kebutuhan, seperti kebutuhan pangan, sandang, papan serta kebutuhan lainnya.Untuk memenuhi kebutuhan hidup,sudah seharusnya manusia bekerja dan mengolah segala yang telah disediakan dialam semesta ini, dan dari hasil kebutuhan tersebut kebutuhan manusia dapat terpenuhi, baik kebutuhan primer, sekunder, dan tertier. Dalam perspektif Islam, bahwasanya kebijakan ekonomi berarti suatu sistem pengaturan yang sanggup mengembangkan kehidupan ekonomi masyarakat yang wajar dan adil. Keadilan merupakan pilar terpenting dalam ekonomi Islam. Penegakan keadilan telah ditekankan oleh al-Qur’an sebagai misi utama para Nabi yang diutus Allah (QS. 57:25), termasuk penegakan keadilan ekonomi dan penghapusan kesenjangan pendapatan. Allah yang menurunkan Islam sebagai sistem kehidupan bagi seluruh umat manusia, menekankan pentingnya penegakan keadilan dalam setiap sektor, baik ekonomi, politik maupun sosial. Komitmen al-Qur’an tentang penegakan keadilan sangat jelas. Hal itu terlihat dari penyebutan kata kunciya yaitu: Al-‘Adl, Al-Qisth Al-Wazn dan al-Hukm. Kata-kata kunci tersebut diungkapkan al-Qur‟an dengan berbagai variasinya atau derivasinya.Dari beberapa variasi tersebut ada yang berupa kata kerja seperti dari kata al-‘Adlu adalah ‘adala, ta’dilu, ya’diluna, a’dilu dan I’dilu.. Makna dari semua kata kunci tersebut adalah “berlakuadil ,bertindak adil dan berbuat adil”. Kata bendanya adalah al-‘Adl artinya adil atau keadilan.
References
Kitab hadist Az-Zuhuud war-raqaaiq
Majid Khadduri, Teologi Keadilan Perspektif Islam, Pent. H. Mochtar Zoemi,
Suarabaya: Risalah Gusti, 1999)
Hasan al muqadisiy, Fathu ar rahmaan, Li thaalib ayat al quran (Indonesia: Maktabah Dahlan, 2002)
Fazlur Rahman, Doktrin Ekonomi Islam (Jilid 1). Jakarta: Dana bakhti prima yasa,1995.
buku saku Lembaga Bisnis Syariah (Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah, terbit:2010)
Abu Ja‟far Muhammad bin Jarir Ath-Thabari, Tafsir Ath-Thabari, (Jakarta: PustakaAzzam, 2008),
Al-Imam As-Syeikh Abil Hasan Ali bin Ahmad al-Wahidi an-Naisaburi, AsbabunNuzul,(Beirut : Darul Kitab Al-‘Arabi, 1416 H
Zaini Dahlan dkk., Al-Qur‟an dan Tafsirnya Jilid II Juz 4-5-6, (Yogyakarta: PT. DanaBhakti Wakaf, 1991
Moh Khoirul Anam. (2019). Pengaruh Pembiayaan Bagi Hasil Dan Financing To Deposit Ratio (FDR) Terhadap Profitabilitas (ROA) Bank Syariah Mandiri. Zhafir | Journal of Islamic Economics, Finance, and Banking, 1(2), 99–118
Muhammad Mutawalli Sya‟rawi, Tafsir Sya‟rawi Jilid 3, (Jakarta: PT.IkrarMandiriabadi, 2006), Cet. I
Hamka, Tafsir Al Azhar Juzu‟ VI, (Jakarta: PT. Pustaka Panjimas, 1982
Syu‟bah Asa, Dalam Cahaya Al-Qur‟an Tafsir Ayat-ayat Sosial-Politik, (Jakarta: PTSUN, 2000)
Nurhidayat, ‘Optimalisasi Ekonomi Syariah Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Pengentasan Kemiskinan Mewujudkan Goodgovernance’, MISYKAT: Jurnal Ilmu-ilmu Al-Quran, Hadist, Syari'ah dan Tarbiyah, 2019

